Gedung Kuliah

Prasarana untuk kegiatan administrasi kantor Jurusan Kehutanan, Prodi dan Laboratorium Kehutanan dan pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar terutama praktikum, seminar (proposal dan hasil), dan ujian sidang skripsi mahasiswa menggunakan gedung Jurusan dan Laboratorium Kehutanan yang terdiri dari 2 (dua) lantai. Fasilitas yang dikelola langsung oleh Jurusan Kehutanan meliputi ruang kantor administrasi Jurusan Kehutanan, ruang praktikum, ruang laboratorium termasuk ruang untuk keempat divisi laboratorium dan herbarium,  ruang rapat/ruang ujian mahasiswa, ruang seminar, ruang perpustakaan, ruang kerja dosen dan tenaga kependidikan/teknisi/laboran, ruang himpunan mahasiswa, kebun percobaan, ruang gudang peralatan, dan lahan persemaian/pembibitan. Beberapa prasarana dikelola langsung oleh pihak Universitas dan atau Fakultas Pertanian; seperti perpustakaan pusat  dikelola  oleh  Fakultas  dan  Universitas,  gedung  dan  ruang  kuliah  bersama dikelola oleh pihak Fakultas.

Ruang kerja dosen tetap Jurusan Kehutanan cukup memadai dan termasuk kriteria ruang kerja yang cukup baik. Ruang kerja dosen yang ditempati oleh 1 (satu) dosen cukup banyak yaitu 12 (dua belas) ruang. Selebihnya hanya ada 2 (dua) ruang kerja yang ditempati bersama tiap ruang oleh 2 (dua)  dosen dan 1 (satu) ruang kerja ditempati bersama oleh 3 (tiga) dosen. Prasarana lain yang menunjang kegiatan mahasiswa dan dosen Jurusan Kehutanan (misalnya tempat olah raga, ruang bersama, ruang himpunan mahasiswa, poliklinik).

Untuk melengkapi prasarana kegiatan belajar mengajar (praktikum lapangan), penelitian, dan pengabdian masyarakat (bakti rimbawan) sebagai implementasi tridharma perguruan tinggi,  saat ini Jurusan Kehutanan sedang mengurus perizinan pengelolaan  kawasan  hutan  dengan  tujuan khusus  (KHDTK)  seluas  200  hektar dijadikan Hutan Pendidikan Universitas Bengkulu. Hutan Pendidikan tersebut berlokasi di Kawasan Hutan Lindung Boven Lais, Kabupaten Bengkulu Utara.  Nota kesepahaman   (MoU)   untuk   izin   penggunaaan   kawasan   tersebut   dari   Bupati Kabupaten Bengkulu Utara sudah dibuat, dan saat ini telah mendapatkan izin pengelolaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Hutan Pendidikan yang  dirancang  oleh Jurusan  Kehutanan Unib tersebut memiliki nilai yang sangat strategis bagi pengembangan Unib. Visi UNIB “menjadi universitas kelas dunia pada tahun  2025”   dengan   keunggulan   optimalisasi pemanfaatan kawasan hutan tropis dan pesisir yang spesifik dan berkesinambungan untuk mendorong terwujudnya sentra produksi dan pengolahan hasil bumi bagi kesejahteraan masyarakat akan dapat diwujudkan, antara lain melalui kegiatan- kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat  yang dilakukan dengan pemanfaatan Hutan Pendidikan tersebut.